Curug Siluwok, Salah Satu Pesona Alam yang Indah di Bukit Menoreh

Curug Siluwok merupakan salah satu obyek wisata yang terdapat di Pegunungan Menoreh, Kulon Progo. Mulai terkenal sejak tahun 2016 lalu, lokasi CurugĀ  ini tidak jauh dari Air Terjun Sidoharjo. Memiliki tebing air terjun setinggi 20 m dan alirannya tidak terlalu deras, di Curug ini kamu bisa berenang atau pun sekedar bermain air di kolam yang berada di bawah air terjun tersebut.

Bagi kamu yang hobi berenang, obyek wisata ini patut kamu coba karena di tempat ini kamu dapat berenang dengan air yang jernih pada musim kemarau. Selain itu, yang menarik adalah di sekitar Curug ini terdapat beberapa batu besar atau pun tebing yang dapat kamu gunakan untuk spot foto atau pun spot untuk meloncat sebelum berenang.

Seperti curug lainnya, akan tetapi jika kamu datang ke obyek wisata ini pada musim penghujan tiba, maka kamu akan mendapati air curug ini yang terlihat keruh. Tentu, jika kamu ingin hunting foto dengan background air terjun dan kolam yang jernih, maka kamu harus datang ke tempat ini pada musim kemarau.

Menawarkan pemandangan alam yang masih alami dengan berbagai tumbuhan hijau di sekitarnya, tempat ini sangat cocok bagi siapa pun yang ingin berlibur atau pun melepas penat dari berbagai kesibukan pekerjaan maupun suasana perkotaan yang padat. Suasana alam yang indah dan sejuk, pastinya akan membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di curug ini.

Dulu, untuk sampai ke Curug yang terletak di Desa Keweron, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo ini, wisatawan harus melewati jalan setapak ekstrim berkontur tanah yang berada di pinggir tebing serta jurang yang cukup dalam. Akan tetapi, kini wisatawan tak perlu lagi merasakan akses ekstrim tersebut karena kini jalan setapak tersebut telah dipermanenkan dengan menggunakan semen.

Dari parkiran sepeda motor, pengunjung harus berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer atau dapat ditempuh dalam waktu 15 hingga 20 menit untuk sampai ke curug. Meski kini jalanan setapak menuju curug tersebut sudah dipermanenkan, akan tetapi pengunjung harus berhati-hati selama tracking terutama pada musim hujan, karena treck akan basah dan licin.